Tuesday, July 17, 2012

PUISI CINTA....

karya pujangga : Impian mu cinta...
Nukilan : megahadiriaputri

Relung malam membuat aku gelisah
meneteskan air mata ketika ku mngingat senyum tangis mu
senyum tangis mu membuat ku kuat hingga kini ku bertahan
kini aku kembalikan senyuman manis mu yang dulu pernah ada

hujan panas tak pernah membuat mu patah semangat
ketika hujan kau tetap teteskan keringat mu
ketika panas kau tetap teteskan keringat mu
kau hiasi bumi ini dengan tetesan keringat mu

dalam gelapnya malam aku resa bila kehilangan mu
merenung sejenak mengenang semua yang kau lakukan
air matapun menetes membasahi bumi
seperti keringat mu yang selalu membasahi bumi
kini kusadari semuanya kau lakukan untuk ku anak mu
tuhah izinkan mereka lebih lama melihat bumi ini
tuhan izinkan aku membayar semua yang dilakukannya
membayar semua tetesan keringat nya untuk ku
terima kasih ibu ayah untuk semuanya
semangat mu yang membuat aku mampu bertahan
tekat mu untuk menjadikan aku seorang pemimpin
selalu kuingat tekat mu dalam setiap peljalanku


karya pujangga  : SAYANG...
nukilan : eija

Andai dapat ku tentukan masa depan ku,
akan ku tulis takdirku,
memori terindah untuk mu,
dicipta lelaki idaman kalbu.
Begitu luas cinta ini,
seperti laut,
begitu setia cinta ini,
bagai bulan dan bintang.
Andai engkau sebuah lagu,
aq akan menjadi melodi untuk mu,
andai engkau awan akan ku jadi pelangi untuk menerangi hidup mu.
engkau udara untuk ku bernafas,
engkau nyawa untuk jasad ku,
engkau anggota unutk tubuh ku,
tanpa engkau aku mati.


karya pujangga  : KERAGUAN CINTA....
nukiklan : radin wahyudhi

meski kau bukan milikku lagi
aku percaya rasa itu masih ada
dan aku percaya aku masih bisa
menjaga perasaanku utuh untukmu
kini aku melangkah tanpa tutur sapamu
menjadikan aku lebih mengerti tentang dirimu
meski aku selalu merindukanmu
tak berarti aku mampu menerima kenyataan ini
ada kalanya aku manusia yang rapuh
yang suatu saat pasti akan jatuh juga
dengan segala kekurangan dalam diri ini
aku mencoba mengikis perjalanan hidup
dari secercah harapanku
seperti inikah yang orang lain rasakan
atau mungkin ini hanya imajinasiku
yang berharap banyak tentangmu
hati ini mulai bimbang
keraguan ini terus meruak tentang masa laluku
pedih yang dulu menggores hati ini
seakan ianya terbuka kembali dengan luka yang baru
apa yang aku rasakan saat ini
aku tak tangguh menjalani semuanya
haruskah aku pasrah akan takdir
apa harus aku benamkan perasaanku ini
ataukah mungkin waktu yang akan menjawab semua keraguan ini
apa yang ada di depan sana aku belum tau
itulah masa depan yang kelak harus aku jalani
dan itu masih menjadi rahasianya

karya Pujangga : KUCUP MAWAR BERDURI
nukilan : radin wahyudhi

Kini aku bagaikan mawar yang sedang kelayuan
aku tak mampu bertahan demi kuncup”ku
aku sama dengan mereka,dan aku sejenisnya
yang harus butuh air untuk hidup layaknya mereka
aku menahan dahagaku dalam kelayuan
merekapun begitu,juga mengharapkan hal serupa seperti aku
berharap akan datangnya hujan
merekamulai mengering dan mati
mengharapkan hujan yang tak kunjung tiba
mungkinkah aku akan seperti mereka
layu kering dan mati

kini satu persatu kelopak ku mulai layu
dan satu demi satu daunku gugur berserakan
di batas penantianku kurasakan sepoi” angin itu
angin yang seakan membawa butiran” air hujan
apa yang aku harapkan,apa yang mereka tunggu
akan menjadi kenyataan,aku merasakan air itu
di depan sana nampak kilatan pengiring hujan
dan gerimis yang ku rasa telah membasuh kering penantianku
dibatas pergantian musim kuncup” ku mampu mekar
bersama mereka sisa” ilalang yang tumbuh dengan tunas” yang baru
memberikan kehidupan baru bagi mereka
akupun begitu seperti mereka
bahagia memenangi kehidupan yang ku lalui
meski aku berduri aku ada keindahan tersendiri
membawa untuk senyum mereka dari kuncup mawarku.

No comments:

Post a Comment